SEJARAH BERIDIRNYA KAMPUNG ZAKAT BÂRIKLANÂ
SEJARAH BERIDIRNYA KAMPUNG ZAKAT BÂRIKLANÂ
Kampung Zakat Bâriklanâ dibentuk sebagai sebuah ikhtiar pemberdayaan umat berbasis dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kehadiran Kampung Zakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan potensi dana sosial keagamaan dengan program penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, serta pembinaan mental-spiritual masyarakat, khususnya di wilayah Desa Kadipaten.
Kampung Zakat Bâriklanâ secara resmi berkedudukan dan berpusat di Jatiraga Timur No. 01, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Tonggak sejarah berdirinya Kampung Zakat Bâriklanâ diukir pada hari Senin, 18 Mei 2026. Pada tanggal tersebut, dilakukan acara launching sekaligus peresmian secara struktural dan operasional.
Acara peresmian ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, alim ulama, serta jajaran kepengurusan. Secara resmi, Kampung Zakat Bâriklanâ diresmikan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana. Kehadiran dan peresmian oleh pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka ini menegaskan legalitas, sinergi, dan komitmen lembaga dalam mengawal tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.
Untuk menjalankan roda organisasi dan memastikan program kerja berjalan dengan efektif, kepengurusan Kampung Zakat Bâriklanâ diamanahkan kepada figur yang berpengalaman di bidang pendidikan dan sosial:
Ketua Kampung Zakat: Drs. H. Dedi Kusnadi, M.M.Pd.
Pembina sekaligus Donatur Utama: H. Doni Santoso.
Di bawah kepemimpinan Drs. H. Dedi Kusnadi, M.M.Pd., Kampung Zakat Bâriklanâ berkomitmen untuk mengelola dana zakat secara transparan, produktif, dan tepat sasaran demi kemaslahatan warga sekitar.
Momentum launching pada 18 Mei 2026 tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi langsung diimplementasikan melalui aksi sosial nyata. Sebagai bentuk kepedulian awal, Kampung Zakat Bâriklanâ menyalurkan santunan kepada 40 orang penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim piatu dan kaum lansia.
Pada acara yang sama, keberlangsungan program Kampung Zakat ini mendapat dukungan besar dari H. Doni Santoso selaku Pembina dan Donatur. Beliau menyerahkan secara langsung dana Zakat Mal sebesar Rp25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah) kepada pihak pengelola Kampung Zakat Bâriklanâ. Dana ini menjadi modal awal yang krusial untuk menggerakkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan sosial keagamaan di masa yang akan datang.
VISI & MISI KAMPUNG ZAKAT BÂRIKLANÂ
VISI :
"Menjadi Kampung Zakat yang Mandiri, Akuntabel, dan Unggul dalam Mewujudkan Masyarakat Berdaya yang Penuh Keberkahan."
MISI :
Untuk mewujudkan visi tersebut, langkah-langkah strategis yang akan dilakukan adalah:
Optimalisasi Penghimpunan dan Penyaluran: Mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan: Mengembangkan potensi lokal melalui program edupreneurship dan UMKM berbasis syariah demi mengangkat kemandirian ekonomi warga.
Peningkatan Kualitas SDM: Menyelenggarakan pembinaan spiritual, pendidikan, dan pelatihan keterampilan yang inklusif.
Sinergi dan Kolaborasi: Membangun kemitraan yang kuat antara pemerintah, lembaga amil zakat, akademisi, dan masyarakat.
Digitalisasi Tata Kelola: Menerapkan teknologi informasi untuk transparansi pelaporan dan kemudahan akses program Kampung Zakat.
MOTO KAMPUNG ZAKAT BÂRIKLANÂ
"Berbagi dengan Ikhlas, Tumbuh dengan Berkah."
Artinya: Menggambarkan semangat gotong royong warga dalam menunaikan zakat dengan ketulusan hati, yang dipercaya akan menumbuhkan perekonomian dan melahirkan keberkahan (Bâriklanâ) bagi seluruh kampung.
PROGRAM KAMPUNG ZAKAT BÂRIKLANÂ
Pilar Program Kampung Zakat Bâriklanâ
A. Bâriklanâ Ekonomi
Fokus Kegiatan Utama : Pemberian modal usaha bergulir tanpa bunga, pelatihan manajemen UMKM, pendampingan intensif budidaya pertanian/peternakan lokal, serta pembentukan lembaga koperasi syariah tingkat kampung.
Target & Output : Meningkatnya pendapatan warga, terciptanya kemandirian finansial keluarga, serta terbukanya lapangan pekerjaan baru.
B. Bâriklanâ Cerdas
Fokus Kegiatan Utama : Penyaluran beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa berprestasi, pengadaan fasilitas Taman Bacaan Masyarakat, serta penyelenggaraan pelatihan keterampilan digital dan vokasional bagi pemuda.
Target & Output : Menurunnya angka anak putus sekolah secara signifikan dan meningkatnya daya saing serta kompetensi kerja generasi muda.
C. Bâriklanâ Sehat
Fokus Kegiatan Utama : Penyediaan layanan kesehatan gratis keliling (mobile clinic), kampanye preventif pencegahan stunting, penyuluhan gizi seimbang, serta pembangunan infrastruktur sanitasi dan pemenuhan air bersih.
Target & Output : Meningkatnya kualitas kesehatan fisik, kebersihan lingkungan, serta angka harapan hidup warga kampung.
D. Bâriklanâ Takwa
Fokus Kegiatan Utama : Pembinaan intensif mualaf, penyelenggaraan kajian fikih muamalah harian (ekonomi syariah), program Maghrib Mengaji untuk anak-anak, serta manajemen pemakmuran aktivitas masjid.
Target & Output : Terbentuknya lingkungan sosial kemasyarakatan yang religius, berakhlak mulia, rukun, dan harmonis.
E. Bâriklanâ Peduli
Fokus Kegiatan Utama : Pelaksanaan program bedah rumah layak huni (RTLH), penyediaan paket logistik sembako darurat berkala untuk lansia sebatang kara, penyandang disabilitas, serta warga dalam kondisi kedaruratan.
Target & Output : Terwujudnya sistem jaring pengaman sosial yang responsif dan protektif bagi kelompok warga paling rentan.